(Jakarta, 27 November 2023) SUAKA menyuarakan kekecewaan terhadap pernyataan Bapak Hikmahanto Juwana tentang pengungsi Rohingya yang disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Metro TV pada 20 November 2023, terutama terkait penolakan Pengungsi Rohingya di Aceh.[1] Beberapa pernyataan yang disampaikan oleh Hikmahanto Juwana tidak sesuai dengan perspektif HAM dan kemanusiaan, khususnya dalam konteks penolakan terhadap pengungsi Rohingya. […]
(Jakarta, 24 November 2023) SUAKA mengapresiasi upaya pemerintah daerah di Aceh, organisasi internasional di lapangan, serta koalisi masyarakat sipil dalam upayanya mencari penampungan untuk pengungsi Rohingya yang terdampar di provinsi paling Barat Indonesia itu dalam beberapa hari terakhir secara terpisah. Sejak sepekan terakhir tercatat sekitar 1000 pengungsi Rohingya telah telah tiba di pantai – pantai […]
ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL PEMERHATI ISU PENGUNGSI DAN PENCARI SUAKA DI INDONESIA (17 November 2023) Janji kemanusiaan diabaikan. Penolakan berlabuh terhadap satu kapal yang mengangkut sekitar 249 orang Pengungsi Rohingya (belum bisa dikonfirmasi jumlah tepatnya) terjadi di Desa Pulo Pineung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen pada dini hari, 16 November 2023. Implementasi Peraturan Presiden tentang […]
SUAKA mengecam keputusan Pemerintah Pakistan yang mendesak jutaan pengungsi asal Afghanistan untuk meninggalkan wilayah Pakistan dengan batas waktu hingga Rabu, 1 November 2023. Hal ini tidak sesuai prinsip non-refoulement yang disepakati global. Pemulangan paksa ini ditujukan kepada kurang lebih 1.7 juta pengungsi Afghanistan yang mengungsi ke Pakistan. Mereka dipaksa segera keluar sebelum 1 November 2023 dari […]
(25 Oktober 2023) Pemerintah harus menjamin penyelamatan pengungsi Rohingya yang masuk perairan Indonesia. Organisasi masyarakat sipil pemerhati isu pengungsi dan pencari suaka di Indonesia mendesak pemerintah Indonesia untuk menghargai hak – hak pengungsi berdasarkan hukum baik lokal, nasional dan internasional. Desakan ini dilandasi dari tindakan pemerintah kota Lhokseumawe dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI […]
(Jakarta, 21 September 2023) SUAKA kembali mengecam keputusan deportasi yang dilakukan oleh petugas imigrasi pada Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang, Indonesia terhadap satu orang pengungsi (refugee) laki-laki, berinisial AH, asal Palestina. Peristiwa ini menunjukan bahwa situasi perlindungan HAM bagi pengungsi semakin mengkhawatirkan. “Sayang sekali hal ini terjadi. Padahal, Indonesia sendiri telah mengakui hak seseorang untuk […]
In the context of implementing the 2023 ASEAN People’s Forum (APF) in Indonesia, one of the activities that will be carried out is a side event workshop discussing ways to advocate for statelessness in Southeast Asia. This workshop will present relevant speakers from the region to host a dialogue discussing ways to support statelessness in […]
The Indonesian Government is the main responsibility holder in fulfilling human rights for refugees in this country. At present, the situation of fulfilling human rights for refugees and asylum seekers in Indonesia is still minimal due to the limited fulfillment of the basic rights of refugees.
No. 26/R/SUAKA-CPG/XII/2018 HUMAN RIGHTS DAY COMMEMORATION “Mainstreaming Refugee Rights on Human Rights Movement: Refugees Right Is Human Rights” (Jakarta, 10 December 2018) The discussion and launching of ‘Know Your Rights: A Handbook for Refugees and Asylum Seekers’ is an activity to commemorate the Human Rights Day conducted by SUAKA (Indonesian Civil Society Working Network for […]
SUAKA, kelompok masyarakat sipil yang bekerja pada isu perlindungan pencari suaka dan pengungsi, menyayangkan pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait permintaannya kepada Australia untuk membangun rumah detensi lebih banyak lagi dalam rangka penanganan pengungsi. Pernyataan Menteri Yasonna terkait hal ini kami dapatkan salah satunya dari berita yang diterbitkan oleh The Jakarta Post yang […]