Skip to content

Posts tagged ‘World Refugee Day’

World Refugee Day 2016

SUAKA mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam acara Hari Pengungsi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 Juni.

(English description below)

Tema besar peringatan Hari Pengungsi Sedunia 2016 ini akan mengusung tema kampanye #WithRefugees, sejalan dengan tema kampanye dari United Nations High Commissioner for Refugees. Sedangkan tema khusus dari kegiatan ini adalah Festival Budaya.

Festival budaya yang akan dihadirkan di acara ini adalah budaya dari tempat asal pengungsi, yang antara lain berasal dari etnis Oromo, Hazara, Iran dll. Komunitas pengungsi yang akan berpartisipasi berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka akan menyajikan berbagai bentuk pertunjukkan seni, musik, pameran lukisan dan fotografi, hingga makanan khas.

Selain itu, dalam acara ini SUAKA akan secara resmi meluncurkan Buku Panduan Mandiri (self help kit) yang disusun untuk membantu para pencari suaka untuk memahami dan mempersiapkan diri dalam menghadapi proses Penentuan Status Pengungsi oleh UNHCR.

Harapan dari terselenggaranya acara ini adalah, dengan pengenalan dengan komunitas-komunitas pengungsi ini, diharapkan dapat menciptakan sikap empati sosial dan toleransi masyarakat Indonesia terhadap keberadaan pengungsi lintas batas

SUAKA juga mengajak anda untuk berdonasi untuk penyelenggaraan acara ini melalui laman donasi di KitaBisa.com atau dapat transfer melalui bank ke rekening SUAKA a.n LBH Jakarta di bank BNI acc.no 039 58 32 574.

Donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk dana penyelenggaraan acara dan memfasilitasi para komunitas pengungsi dalam untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Bila membutuhkan informasi lebih lanjut untuk acara ini dapat menghubungi:
Zico 081285000708, Rizka 08217566952, Trish (english only) 081288285964.


Celebrate World Refugee Day together with persons of concern in Jakarta and surrounding areas. #WithRefugee #DenganPengungsi

SUAKA invites you to participate in World Refugee Day 2016 celebrations in Jakarta, Indonesia. World Refugee Day is held annually on 20th June.

The theme of United Nations High Commission for Refugees (UNHCR) for World Refugee Day 2016 is #WithRefugees. The theme for our event in Jakarta is a Festival of Culture.

Asylum Seekers and Refugee communities from Jakarta and surrounding areas will participate in this event, presenting performing arts, music, painting, storytelling, photography exhibitions and cultural food from their communities.

SUAKA will also officially launch our Self Help Kits which assist asylum seekers to understand and prepare for the UNHCR process of Refugee Status Determination.

Bringing communities together for World Refugee Day will allow members of the Indonesian public to learn more from our asylum seeker and refugee brothers and sisters, to understand what forces people to leave their country in search of safety, and why asylum seekers come to Indonesia.

You can help us to hold this event by donating through website KitaBisa.com or via Bank Transfer to Suaka account (LBH Jakarta), acc.no 039 58 32 574.

All donations will be used to fund this event and support the refugee communities taking part, many of whom will travel long distances in order to attend.

For more information please contact:
Zico 0812 8500 0708, Rizka 0852 1756 6952, Trish (English only) 0812 8828 5964.

 

Foto: Cinta Untuk Rohingya

 

This slideshow requires JavaScript.

Dalam rangka memeringati Hari Pengungsi Dunia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bersama dengan Dompet Dhuafa, SUAKA, The Wahid Institute dan Humanity First Indonesia menggelar diskusi bertajuk ‘Cinta untuk Rohingya.’ Acara ini menyajikan pula pameran foto serta penampilan dua manusia patung sebagai simbol ketidakberdayaan pengungsi Rohingya.

To commemorate the World Refugee Day, Indonesian civil societies named; SUAKA, Jakarta Legal Aid Institute (LBH Jakarta), The Wahid Institute and Humanity First Indonesia held an event titled ‘Cinta untuk Rohingya’ or Love for Rohingya. This event also presents a photo exhibition as well as the appearance of two human statue as a symbol of Rohingya refugees powerlessness.

Peluang Indonesia Menjadi Pemimpin Regional Dalam Perlindungan Pengungsi

[English version] 

Sebagai sebuah negara yang akan memilih presiden baru, Hari Pengungsi Sedunia membuka peluang bagi Indonesia untuk menampilkan masa depan kebijakan luar negeri yang signifikan: perlindungan regional terhadap pengungsi dan pencari suaka serta pencegahan perdagangan orang. Suaka, Jaringan Kerja Organisasi Masyarakat Sipil Indonesia untuk Perlindungan Hak-Hak Pengungsi mencatat bahwa agar kebijakan tentang ini efektif, harus ada pendekatan berbasis hak yang menempatkan soal perlindungan sebagai pokok diskusi.

Di Asia Tenggara, pertanyaan tentang perlindungan pengungsi menjadi alasan bagi keprihatinan yang mendalam terhadap persekusi kepada minoritas seperti Etnis Rohingya di Myanmar. Melirik agak jauh, krisis yang masih terus berlangsung di Suriah dan situasi yang berkembang di Irak hanyalah dua dari sekian banyak pemicu migrasi paksa yang berdampak pada kawasan.

Read more

Indonesia’s chance to be a regional leader on refugee protection

[Bahasa Indonesia]

As the country looks towards electing it’s next president, World Refugee Day brings an opportunity for Indonesia to reflect on the future of a significant foreign policy issue: the regional protection of refugees and asylum seekers and prevention of human trafficking. Suaka, the Indonesian Civil Society Network for Refugee Rights Protection, notes that for any policy response in this area to be effective, there must be a rights-based approach that puts protection issues at the centre of the discussion.

Around the region, the question of refugee protection is cause for significant concern, with the persecution of minorities such as Burma’s Rohinya minority being closest to home. Further afield, the ongoing crisis in Syria and the developing situation in Iraq are but two drivers of forced migration that have an impact on the region.

Read more

%d bloggers like this: