Skip to content

Posts tagged ‘Suaka’

Rilis Pers SUAKA: Reputasi Indonesia Di Ambang Batas

Unduh rilis pers SUAKA, klik di sini.

Jakarta, Indonesia –Sebuah kapal yang mengangkut empat puluh empat penumpang terapung-apung di perairan Lhoknga, Aceh Besar. Perahu ini bernomor registrasi TN-1-FV-00455.09, yang menurut BBC India, mengisyaratkan bahwa kapal ini berasal dari daerah Tamil Nadu, India.

Kapal ini merupakan kapal yang mengangkut pengungsi etnis Tamil asal Sri Lanka. Sementara itu, tujuan asli para pengungsi ini adalah Pulau Christmas, Australia. Kapal yang mereka tumpangi terpaksa harus berhenti di Lhoknga karena kerusakan pada mesin kapal dan habisnya bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. Meskipun pada kesempatan pertama kapal berhasil dilayarkan dengan bantuan pemerintah dan warga setempat, namun nahas, kapal tersebut kembali mengalami kerusakan dan terdampar di titik yang sama.

‘SUAKA mengapresiasi tindakan yang diambil baik pemerintah pusat maupun daerah yang akhirnya mengijinkan perahu itu merapat ke daratan,’ ujar Febi Yonesta, Ketua SUAKA.

Sebelumnya, perahu tersebut sempat ditolak untuk merapat oleh pemerintah setempat melalui Komandan Rayon Militer (Danramil) Lhoknga Darul Amin. Ia mengatakan bahwa para pengungsi ini tidak diijinkan untuk merapat ke daratan serta ditutup akses untuk ditemui oleh orang lain.

‘SUAKA memperoleh informasi dari lapangan bahwa kondisi mereka sangat perlu untuk diperhatikan,’ lanjutnya. Ia kemudian mengatakan bahwa satu dari para pengungsi tersebut adalah ibu hamil dan sembilan diantaranya adalah anak-anak. ‘Tentunya dua kelompok ini harus diperhatikan dengan seksama, jangan sampai Indonesia melanggar HAM karena membiarkan mereka terapung-apung tanpa perawatan,’ lanjutnya.

SUAKA juga memperhatikan pentingnya akses seluas-luasnya kepada UNHCR untuk dapat mewawancara langsung para pengungsi ini, karena fungsi UNHCR dapat membantu otoritas untuk melegitimasi keberadaan mereka.

Melihat kembali respon positif pemerintah pada gelombang besar pengungsi Rohingya pada Mei 2015, dan menilik deklarasi Bali Process tahun 2016, maka Indonesia juga dapat mengambil berperan penting dalam melakukan komunikasi dan penyelesaian masalah dari akarnya yaitu konflik bersenjata yang berkepanjangan di Sri Lanka. Hal ini juga dipandang oleh SUAKA sebagai manifestasi Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi, sesuai dengan Pembukaan UUD ‘45.

‘Jika Indonesia menangani dengan baik pengungsi Tamil, maka hal tersebut juga akan mengikis stigma yang diterima oleh Indonesia tentang diskriminasi penanganan pengungsi karena basis agama,’ imbuh Febi.

‘Oleh karenanya menjadi penting bagi Indonesia, mengingat reputasi yang sudah dibangun atas krisis Rohingya di tahun 2015, untuk menerima mereka dengan positif, konstruktif, non-diskriminatif dan dengan tangan terbuka,’ tutupnya.*

World Refugee Day 2016

SUAKA mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam acara Hari Pengungsi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 Juni.

(English description below)

Tema besar peringatan Hari Pengungsi Sedunia 2016 ini akan mengusung tema kampanye #WithRefugees, sejalan dengan tema kampanye dari United Nations High Commissioner for Refugees. Sedangkan tema khusus dari kegiatan ini adalah Festival Budaya.

Festival budaya yang akan dihadirkan di acara ini adalah budaya dari tempat asal pengungsi, yang antara lain berasal dari etnis Oromo, Hazara, Iran dll. Komunitas pengungsi yang akan berpartisipasi berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka akan menyajikan berbagai bentuk pertunjukkan seni, musik, pameran lukisan dan fotografi, hingga makanan khas.

Selain itu, dalam acara ini SUAKA akan secara resmi meluncurkan Buku Panduan Mandiri (self help kit) yang disusun untuk membantu para pencari suaka untuk memahami dan mempersiapkan diri dalam menghadapi proses Penentuan Status Pengungsi oleh UNHCR.

Harapan dari terselenggaranya acara ini adalah, dengan pengenalan dengan komunitas-komunitas pengungsi ini, diharapkan dapat menciptakan sikap empati sosial dan toleransi masyarakat Indonesia terhadap keberadaan pengungsi lintas batas

SUAKA juga mengajak anda untuk berdonasi untuk penyelenggaraan acara ini melalui laman donasi di KitaBisa.com atau dapat transfer melalui bank ke rekening SUAKA a.n LBH Jakarta di bank BNI acc.no 039 58 32 574.

Donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk dana penyelenggaraan acara dan memfasilitasi para komunitas pengungsi dalam untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Bila membutuhkan informasi lebih lanjut untuk acara ini dapat menghubungi:
Zico 081285000708, Rizka 08217566952, Trish (english only) 081288285964.


Celebrate World Refugee Day together with persons of concern in Jakarta and surrounding areas. #WithRefugee #DenganPengungsi

SUAKA invites you to participate in World Refugee Day 2016 celebrations in Jakarta, Indonesia. World Refugee Day is held annually on 20th June.

The theme of United Nations High Commission for Refugees (UNHCR) for World Refugee Day 2016 is #WithRefugees. The theme for our event in Jakarta is a Festival of Culture.

Asylum Seekers and Refugee communities from Jakarta and surrounding areas will participate in this event, presenting performing arts, music, painting, storytelling, photography exhibitions and cultural food from their communities.

SUAKA will also officially launch our Self Help Kits which assist asylum seekers to understand and prepare for the UNHCR process of Refugee Status Determination.

Bringing communities together for World Refugee Day will allow members of the Indonesian public to learn more from our asylum seeker and refugee brothers and sisters, to understand what forces people to leave their country in search of safety, and why asylum seekers come to Indonesia.

You can help us to hold this event by donating through website KitaBisa.com or via Bank Transfer to Suaka account (LBH Jakarta), acc.no 039 58 32 574.

All donations will be used to fund this event and support the refugee communities taking part, many of whom will travel long distances in order to attend.

For more information please contact:
Zico 0812 8500 0708, Rizka 0852 1756 6952, Trish (English only) 0812 8828 5964.

 

Self Help Kit: Reopening on UNHCR Refugee Status Determination

Information on UNHCR Reopening process.

Due to a large number of people requesting legal aid, Suaka is unable to meet with you until you have done your best to provide these things. If you cannot read and write please speak with other members of your community and ask them to help you write your statement.

This page is for information only. It is not legal advice.

Please find information about Suaka’s services below:

SUAKA’s legal advisors are trained volunteers, they receive no payment.
SUAKA’s legal services are free. If anyone in your community asks for money to help you speak to us this is wrong.
SUAKA’s legal services are confidential – we do not share your information with any other organization.
SUAKA is independent from UNHCR, IOM, Immigration, Police and Government.
SUAKA’s legal advisors are not able to influence UNHCR’s decisions. We cannot guarantee your application will succeed. We cannot make your application proceed more quickly.
SUAKA provides legal assistance only in relation to UNHCR applications for asylum (Refugee Status Determination – RSD).
SUAKA can provide limited information about the resettlement process but cannot assist with resettlement or sponsorship
SUAKA cannot provide material, financial or other assistance.
SUAKA’s Legal Aid Services are provided in accordance with the Nairobi Code.
SUAKA’s Volunteer Legal Advisors follow SUAKA Legal Aid Services Code of Conduct.

UNHCR request to Reopen your file.

If you have already been considered and refused refugee status after your first interview with UNHCR, and your appeal has also been considered and refused, UNHCR will close your file. They will not issue another asylum seeker certificate.

Suaka has a Self Help Kit (SHK) with information that may help you decide whether you want to submit a reopening request to UNHCR. Only around 5% of reopening requests are successful.

Suaka does not have enough lawyers to assist with reopening requests to UNHCR. You must write a statement to UNHCR yourself so you should read the SHK very carefully.

Download the Reopening Self Help Kit by clicking here

SHKs are only available in English for now. They will soon be available in Farsi, Dari, Arabic, Tamil, Urdu, Oromo, Bahasa Indonesia.

The Reopening Self Help Kit includes important information.
The Reopening Self Help Kit will:

  • Explain the definition and criteria needed to become a refugee. It will help you understand whether you are a refugee under international law
  • Explain UNHCR’s process – how they recognize applicants as “refugees” and help you understand why your file was rejected and closed
  • Help you decide whether you should write a statement to request UNHCR reopen your file. Not all asylum seekers decide to write a statement and request UNHCR to reopen their file.
  • Help you decide whether you should write a statement to request UNHCR reopen your file. Not all asylum seekers decide to write a statement and request UNHCR to reopen their file.
  • Help you understand what information you should include in your reopening statement and how to write this – what it should look like.

There are only very limited reasons UNHCR will agree to reopen a file after they have already considered it twice. More information about this is on page 3 of SUAKA’s Reopening Self Help Kit.

After reading SUAKA’s Self Help Kit, if you decide to write to UNHCR about a reopening, it will take UNHCR a very long time to consider your request. It can take more than 12 or 18 months to receive a reply.

While you are waiting, you will not receive a new asylum seeker certificate and will not be under the protection of the UNHCR in Indonesia. There is nothing Suaka can do to make this process happen more quickly.

There is no deadline to submit a reopening request to UNHCR.

If you decide to write a reopening request, SUAKA legal aid can meet with you once to give advice on your statement.

Before we can help with you, you must email suaka.legalaid@gmail.com the following things:

  1. Copy of asylum seeker certificate for every member of your family
  2. Copies of both rejection letters you have recieved from UNHCR – First instance and Appeal.
  3. Copy of the appeal you wrote and submitted to UNHCR
  4. Your reopening statement
  5. Your contact phone number

You may also message Suaka legal aid on Whatsapp or Viber 0852 1350 8445