Skip to content

Posts tagged ‘Indonesia’

Foto: Cinta Untuk Rohingya

 

This slideshow requires JavaScript.

Dalam rangka memeringati Hari Pengungsi Dunia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bersama dengan Dompet Dhuafa, SUAKA, The Wahid Institute dan Humanity First Indonesia menggelar diskusi bertajuk ‘Cinta untuk Rohingya.’ Acara ini menyajikan pula pameran foto serta penampilan dua manusia patung sebagai simbol ketidakberdayaan pengungsi Rohingya.

To commemorate the World Refugee Day, Indonesian civil societies named; SUAKA, Jakarta Legal Aid Institute (LBH Jakarta), The Wahid Institute and Humanity First Indonesia held an event titled ‘Cinta untuk Rohingya’ or Love for Rohingya. This event also presents a photo exhibition as well as the appearance of two human statue as a symbol of Rohingya refugees powerlessness.

Advertisements

Mengecam Pernyataan Menkopolhukam tentang Pencari Suaka sebagai Komoditas Diplomatik!

SUAKA, sebuah jaringan masyarakat sipil untuk advokasi hak-hak pengungsi dan pencari suaka, menyesalkan pernyataan Mekopolhukam yang seakan-akan menjadikan pencari suaka/pengungsi sebagai dagangan politik di saat konflik Indonesia dan Australia terjadi. Dalam sebuah pernyataanna, Menteri Menkopolhukam, Tedjo Edhy Purdijatno, mengancam akan melepaskan 10.000 pencari suaka bila Australia terus bersikap tak bersahabat terhadap eksekusi mati terpidana Bali nine.

Read more

Protection at Sea – Indonesia: Saransika’s Story

With the UNHCR hosting it’s annual High-Commissioner’s Dialogue on “Protection At Sea” over 10-11 December 2014, they have prepared stories from refugees and asylum seekers sharing their experiences about why they had to flee by boat.

Saransika, a young Sri Lankan girl currently in Indonesia says:

“What happened to me and my family should not happen to others”.

It’s such a tragic story but we encourage you to share it with your friends on social media so they understand that people take these dangerous boat journeys because there are no safe pathways to protection available to them:

Suaka Press Release: Hari Anak Internasional untuk Anak-anak Pengungsi

Jakarta, 22 November 2014 – Jaringan Masyarakat Sipil Indonesia untuk Perlindungan Hak Pengungsi –SUAKA, mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk segera melaksanakan rekomendasi Komite Hak Anak PBB untuk perlindungan anak dengan maksimal.

Hal ini ditegaskan oleh SUAKA dalam rangka Memperingati Hak Anak Internasional yang jatuh pada tanggal 20 November, bertepatan dengan lahirnya Konvensi Hak Anak. Hari internasional ini diperingati khusus untuk seluruh anak-anak di dunia sebagai bentuk pengingat atas kondisi kehidupan anak-anak saat ini.

Read more

Stop the Immigration Detention of Children! Hentikan Detensi Imigrasi terhadap Anak-anak!

Kebebasan Seorang Anak adalah Hak Asasi Manusia

infografis-EIDC-web1

Komite Hak-hak Anak PBB, Laporan 2012 pada Diskusi Umum Hak-hak Anak dalam konteks Migrasi Internasional:

“Seorang anak tidak boleh dikriminalisasi atau dikenakan tindakan hukuman karena status migrasi mereka atau orang tua mereka. Negara harus segera dan sepenuhnya menghentikan penahanan anak-anak berdasarkan status imigrasi mereka.” (paragraf 78)

UN Committee on the Rights of the Child, Report of the 2012 Day of General Discussion on the Rights of All Children in the Context of International Migration:

“Children should not be criminalized or subject to punitive measures because of their or their parents’ migration status. States should expeditiously and completely cease the detention of children on the basis of their immigration status.” (para. 78)

Suaka Facebook / End Child Detention Facebook