Skip to content

Siaran Pers: KECAMAN KERAS ATAS KEPUTUSAN PETUGAS IMIGRASI BANDARA SOEKARNO HATTA UNTUK MENDEPORTASI PENGUNGSI PEREMPUAN SOMALIA

13 Januari 2022

Jakarta – SUAKA mengecam keras tindakan Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta dalam mendeportasi seorang pengungsi perempuan Somalia yang sedang dalam kondisi hamil dan kesehatan yang lemah. Pengungsi perempuan Somalia tersebut sudah dideportasi pada Kamis, 13 Januari 2022 menggunakan pesawat Emirates Airline EK357 pada pukul 17.40 WIB.

“Ini jelas kemunduran bagi negara Indonesia dalam hal perlindungan HAM dan penegakan hukum dengan skala global. Kami mengecam keras keputusan Pemerintah melalui Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta tersebut. Terlebih, pada saat penahanan hingga dideportasi, pengungsi perempuan tersebut sedang dalam kondisi hamil dan sangat lemah”, ujar Atika Yuanita, Ketua Perkumpulan SUAKA.

Sebelumnya, SUAKA menerima laporan bahwa terdapat Pengungsi Somalia yang datang menggunakan paspor dan visa resmi dan dengan menunjukan UNHCR ID, ditahan di dalam Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta sejak Selasa, 11 Januari 2022. Pada saat dideportasi hari ini, ia sedang dalam kondisi hamil 36 minggu dan kurang mendapatkan layanan logistik dasar selama penahanan. Pihak UNHCR telah berupaya untuk mendampingi pengungsi perempuan tersebut, namun mengalami banyak pembatasan hingga hanya dapat menghubungi melalui sambungan telepon.

“Melihat kerentanan dan kondisi yang lemah, keputusan untuk melakukan deportasi membuat situasi menjadi lebih buruk. Ini adalah tindakan yang tidak berdasar dan mencoreng muka Negara Indonesia dalam lingkungan internasional”, tegas Atika.

Tindakan tersebut telah melanggar prinsip non-refoulement. Berdasarkan pada prinsip tersebut, setiap negara dilarang mengembalikan atau mendorong kembali pengungsi/pencari suaka ke negara dimana bahaya persekusi masih berada. Prinsip ini sudah diakui secara universal sebagai kebiasaan hukum internasional yang mengikat.

“Sekali lagi kami tegaskan, kami sangat mengecam tindakan deportasi ini, ditambah ini bukan pertama kali Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta melakukan hal tersebut. Kedepannya kami akan selalu memberikan perhatian mendalam dan terus mendorong adanya praktik penanganan pengungsi yang lebih inklusif dan sesuai prinsip – prinsip hukum dan HAM,” tutup Atika.

Narahubung:

  • Atika Yuanita P. (081383399078)
  • Zico E. Pestalozzi (081285000708)
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s